oleh

Ups! PPKM di Kota Tangerang Ada Gantangan Burung Beroperasi?

LENSAPENA | Aktivitas gantangan burung berkicau tak jauh dari Hotel Istana Nelayan, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menuai kritik penggiat seni. Pasalnya, kegiatan ini digelar di tengah PPKM, dan angka kasus COVID-19 di wilayah tersebut sedang naik. Adanya gantangan burung berkicau ini fotonye beredar luas media sosial WhatsApp Grup.

“Hari ini, dan dishare juga di WhatsApp grup, karena kebetulan saya juga pencinta burung. Sempat diajak juga, tetapi kan sedang PPKM, dan kasus COVID-19 masih tinggi,” ujar Blorong, salah seorang penggiat burung dan penggiat seni tradisional kepada lensapena.id, Kamis 22 Juli 2021.

Ia juga menegaskan, kegiatan gantangan burung berkicau di tengah PPKM ini mestinya tidak terjadi. Pasalnya, selain menimbulkan kerumunan dan berpotensi menjadi cluster menyebaran COVID-19, juga akan menimbulkan kesenjangan sosial. Pasalnya, ketika pekerja seni tidak boleh beroperasi serta pedagang kecil jam operasinya dibatasi, bahkan tidak sedikit yang sampai ribut dengan petugas Pol PP, gantangan burung dibiarkan beroperasi.

“Ini kan bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Pekerja seni, yang hanya menyambut tamu tidak dibolehkan, pedagang kopi sampai ribut sama Pol PP. Nah, gantangan burung ini apa pentingnya, kan hanya sekadar hobi,” tandasnya.

Terlebih, kata dia, lokasinya tidak jauh dari markas TNI, bahkan hanya beberapa meter dari Kantor Polsek Jatiuwung.

“Di belakang Hotel Nelayan, dekat Rumah Sakit Dinda. Itu kan juga enggak jauh dari Polsek,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 COVID-19 hingga 25 Juli 2021.

Dalam keterangannya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan, penerapan aturan itu tercantum dalam Surat Edaran Wali Kota Nomor 180/2527-Bag.Hkm/2021.

Peraturan yang tercantum dalam PPKM level 4 itu, lanjut Arief, tidak memiliki perbedaan dengan PPKM darurat yang sebelumnya diberlakukan.

Arief juga menyatakan, aturan baru itu bakal direlaksasi jika ada penurunan kasus COVID-19 di Kota Tangerang.

Sementara itu, kondisi terkini, ada sekitar 667 kasus COVID-19 baru pada 20 Juli 2021.

Sedangkan, pada 19 Juli 2021, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 509 orang.

Dengan demikian, Arief tak memungkiri bahwa kenaikan kasus cukup signifikan di kota tersebut.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE