oleh

Cabuli Anak Kandung Seorang Ayah di Way Kanan Lampung Dicokok

LENSAPENA | Entah, setan apa yang merasuki YS alias Panjul (38), warga Kampung Gedung Rejo, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, hingga tega mencabuli anak kandungnya yang masih berusia 5 tahun.

Korban, sebut saja Bunga, diduga dicabuli saat sedang dimandikan oleh pelaku di kamar mandi rumahnya. Pelaku diduga mencabuli korban dengan cara menggosok-gosok kemaluan korban menggunakan jari tangannya. Perbuatan bejat itu pun dilakukan berulang-ulang hingga bagian kemaluan korban terluka. Aksi tidak senonoh ini dilakukan saat isteri alias ibu korban tidak sedang di rumah.

Perbuatan pelaku terbongkar ketika isteri atau ibu korban sedang memandikan korban, Jumat 13 Agustus 2021. Pada saat itu korban mengeluh alat kelaminnya sakit. Lalu, sang ibu pun menanyakan sebab musababnya, dan korban menceritakan jika itu ulah korban yang tak lain ayah kandungnya.

Dari situ lah, sang ibu tidak pikir panjang, melaporkan perbuatan bejat suaminya itu ke Polsek Baradatu. Dengan bermodal laporan tersebut angota Polsek Baradatu melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku.

Informasi yang didapat, pelaku dicokok di rumahnya di Kampung Gedung Rejo Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, Sabtu 14 Agustus 2021.

Saat di konfirmasi awak media Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi, mewakili Kapolres Way Kanan membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Ya, tim kami dari Polsek Baradatu yang dipimpin Aipda Aandri selaku Kanit berhasil meringkus pelakunya, yang tak lain adalah ayah kandung korban, dan langsung kami amankan di Polsek Baradatu untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa terhadap pelaku dipersangkakan melanggar Tindak Pidana Cabul sesuai pasal 82 ayat 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15.

“Dan, jika pelaku orang tua kandung korban, maka ancaman ditambah 1/3,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE