oleh

Dua Tahun Berbagi Sarapan Gratis, Kukuh: Bisa Menjadi Inspirasi Kebaikan

LENSAPENA | Kukuh Rosadi Wijaya, penggiat sosial bagi-bagi sarapan gratis untuk warga kurang mampu seperti pemulung, tukang parkir, pedaganng keliling, serta tukang sapu jalanan, di Citra Raya Cikupa, Tangerang, adalah satu diantara sekian banyak orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap warga yang kurang beruntung.

Sejak Desember 2018, pria yang juga sebagai Ketua RT 06/02 Kompleks Taman Puspa Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang ini, berbagi sarapan gratis setiap paginya di Jalan Boulevard Citra Raya, tak jauh dari tempat tinggalnya. Kegiatan ini bermula dilakukan ketika ia sering melihat dan mendengar curhatan dari masyarakat tentang kondisi ekonomi mereka. Terutama para pekerja kebersihan di lingkungananya.

Dari curhatan itu, kata Kukuh, ia merasakan bahwa uang Rp5 ribu bagi masyarakat bawah sangat berarti. Sehingga, tak jarang, mereka lebih memberikan uang tersebut kepada anaknya sebagai uang jajan ke sekolah ketimbang untuk beli sarapan. Begitu pun bagi para tukang parkir, pedagang keliling, dan pekerja serabutan.

“Dari situlah, saya merasa terpanggil, dan berpikir bagaimana bisa membantu mereka. Dengan berbagi sarapan gratis ini lah, saya bisa sedikit mengurangi beban mereka. Semoga bermanfaat,” ujar Kukuh Rosadi, Kamis 02 September 2021.

Kukuh juga mengatakan, Baksos yang sudah ia geluti lebih dari dua tahun itu, ia bernama “Silahkan Memberi Silahkan Mengambil”. Hal ini dimaksudkan untuk mengajak orang lain yang memiliki rezeki lebih untuk bisa berbagi. Dari kegiatan ini, kata Kukuh, banyak juga warga yang berempati: ada yang memberikan nasi bungkus, roti, dan menu sarapan melalui program tersebut. Dan, yang tadinya hanya dilakukan seminggua dua kali, saat ini bisa lima hari, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat.

“Kalau makanan nasi bungkus, dari kami, lebih kepada memberdayakan UMKM pedagang kecil di sekitar. Kita beli dari mereka, dan kita bagikan lagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Tapi ada juga dari donasi warga yang memiliki rezeki lebih,” katanya.

Dalam satu hari, Kukuh mengaku bisa membagikan 70 hingga 100 porsi sarapan. Tapi jika hari Jumat bisa mencapai 200-an. Karena, menurut Kukuh, setiap Jumat banyak warga yang berdonasi makanan lewat program “Silahkan Memberi Silahkan Mengambil,”.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama. Terlebih di tengah pandemi COVID-19 ini, dimana banyak masyarakat yang mengalami penurunan ekonomi, bahkan sampai kehilangan pekerjaan akibat pandemi.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE