oleh

Sosialisasi, Ananta Ajak Masyarakat Manfaatkan Produk Asuransi IFG

LENSAPENA | Sosialisasi produk Asuransi IFG dan perlindungan di masyarakat digelar di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kampung Babagan, Kelurahan Bonang, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 September 2021. Ada empat Asuransi BUMN yang hadir, yaitu Jasa Raharja, Jasindo, Askrindo dan Jamkrindo.

Hadir sebagai narasumber Dodi Apriansyah dari Jasa Raharja, Mukti Wibowo dari Askrindo cabang Tangerang, Andika Putra dari cabang Jamkrindo Tangerang, dan Bobby Alxandi Boechari dari Jasindo SBM Tangerang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi VI DPR RI dan Direktur Karang Tumaritis Institute, Abraham Garuda Laksono.

Dalam sambutannya, Ananta meminta kepada peserta untuk bisa mengambil manfaat dalam kegiatan ini. Ananta juga mengungkapkan, Asuransi merupakan bentuk managemen risiko yang telah ada sejak lama. Menurut Ananta, penggunaan asuransi bisa sangat bermanfaat.

Dikatakan pula, para penasihat keuangan sering merekomendasikan Asuransi sebagai jalan terbaik untuk bersepakat dengan hal-hal yang tak diinginkan.

“Asuransi bisa melindungi kita dalam pengertian luas. Dalam hal-hal tertentu, ketika kita menghadapi musibah yang sesuai program keikutsertaan kita pada asuransi, kondisi keuangan kita pun aman dan tak terpengaruh terhadap musibah yang kita alami. Dan, dalam kondisi yang fatal asuransi bisa mengambil alih resiko serta tanggungjawab kita sehingga kelangsungan hidup kita dapar terjaga,” paparnya.

Pun demikian, kata Anantan, sekarang asuransi menghadapi tantangan memudarnya kepercayaan kolektif masyarakat.

“Karena tindakan kriminal kong kalikong segelinter manusia yang tak bertanggungjawab. Meski demikian, dalam hal kasus yang menjerat asuransi BUMN, pemerintah semaksimal mungkin ikut melindungi kepentingan nasabah,” tandasnya.

Terkait hal ini, Ananta berharap para nasabah bisa menjelaskan pada peserta yang mewakili komunitas-komunitas berbagai lapisan masyarakat ini agar kembali lahir kepercayaan baru. Karena, saya yakin sejatinya manfaat asuransi luar biasa,” tandasnya.

Pembagian paket sembako kepada peserta sosialisasi Asuransi IFG di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis.

Mukti Wibowo dari Askrindo cabang Tangerang yang hadir sebagai narasumber, mengatakan, selain asuransi kredit, Askrindo juga menyediakan asuransi umum seperti asuransi kecelakaan diri, asuransi kebakaran, asuransi konstruksi, asuransi tanggung gugat, asuransi pengangkutan barang, asuransi property all risk, asuransi uang, asuransi kerusakan mesin, asuransi alat berat dan asuransi perjalanan.

Sementara itu, Andika Putra dari cabang Jamkrindo Tangerang, menjelaskan, Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan nonprogram.

“Pada penjaminan program, Jamkrindo memiliki produk penjaminan KUR, penjaminan KMK dalam rangka PEN, penjaminan sistem resi gudang, dan penjaminan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” ucapnya.

Dodi Apriansyah dari Jasa Raharja, menjelaskqn, JP-INSURANCE memiliki empat produk unggulan, yaitu JP- BONDING, JP-ASTOR, JP-GRAHA, JP-ASPRI. Keempat produk unggulan merupakan sebagian kecil dari jasa pertanggungan yang ditawarkan oleh perusahaan kepada nasabahnya terhadap berbagai risiko kerugian.

Bobby Alxandi Boechari dari Jasindo SBM Tangerang, menjelaskan, kegiatan utama Asuransi Jasindo adalah menjalankan usaha Asuransi umum, yang secara garis besar memasarkan produk asuransi baik ritel maupun korporasi. PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo (Persero) melalui lini bisnis asuransi mikro, menargetkan sebanyak 100.000 nasabah dari produk asuransi nelayan.

“Asuransi Jasindo sebagai Leader Konsorsium APPIK dan AUBU bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan produk Asuransi Usaha Budidaya Udang (AUBU) Komersial dan Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil (APPIK) komoditas ikan lele,” katanya.

“Asuransi ini bertujuan untuk mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan dalam negeri. Antara lain dengan memastikan peternak dapat terus bekerja dan membudidayakan ternak, meski mengalami gagal,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini, para peserta juga diberikan paket sembako dan vitamin. Menurut Ananta, hal ini dilakukan karena masih dalam suasana pandemi COVID-19, selain juga untuk menambah imun bagi peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE