oleh

Sosialisasi 4 Pilar di Padepokan Karang Tumaritis Sasar Generasi Milenial

LENSAPENA | Ratusan generasi milenial mengukuti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI oleh Anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ananta Wahana, SH. Kegiatan ini digelas di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis, 11 November 2021.

Dalam kesempatan ini Ananta mengungkapkan bahwa anak muda adalah aset masa depan bangsa. Untuk itu, membekali mereka dengan hal-hal yang positif menjadi sangat penting untuk menentukan arah bangsa ke depan.

“Bung Karno pernah berkata beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Oleh karena itu sengaja saya khususkan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI  bagi milenial karena mereka memiliki peran strategis yang bisa menentukan nasib bangsa ini ke depan,” ujar Ananta.

Dalam kesempatan itu Ananta meminta generasi milenial di Indonesia mampu menguasai teknologi termasuk teknologi internet. Tak hanya itu saja, selain menguasai teknologi mereka juga harus mampu memahami secara utuh empat pilar yaitu, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, Pancasila dan NKRI di dalam berbangsa dan bernegara. Sehingga peran mereka dalam membumikan Pancasila juga bisa memanfatkan teknologi sebagai media. Selain juga mampu menyaring sumber informasi miring dan kebali mentransfer dengan hal-hal yang positif.

“Di tengah globalisasi dan perkembangan teknologi, anak-anak muda harus memahami dan menanamkan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini merupakan era digital, dimana arus informasi begitu gencar melalui teknologi informasi. Untuk menyaring semua itu, generasi muda harus  dibekali dengan empat pilar kebangsaan sebagai panduan dalam berbangsa dan bernegara” ujar pria yang duduk di Komisi VI DPR RI ini.

Ananta mengatakan saat ini sikap apatis generasi muda terhadap berbagai persoalan bangsa harus segera dihilangkan. Karena tanpa adanya kepedulian generasi muda maka negara Indonesia akan mudah diadu domba dan dihancurkan.

“Kegiatan sosialisasi ini salah satu usaha nyata memupuk cinta Tanah Air terutama kepada generasi muda. Ini hanya salah satu, masih banyak usaha yang bisa dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang cinta tanah air,” ujarnya.

Abraham Garuda Laksono, sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan tersebut mengaku sangat kagum dengan para founding father Indonesia yang telah mampu merumuskan Pancasila. Menurut pemuda yang akrab disapa Abe ini, dalam Pancasila terdapat berbagai nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang harus bisa dihayati dan diamalkan oleh semua warga Indonesia termasuk para pemuda.

“Saya yakin jika Pancasila bisa dihayati dan diamalkan maka negara ini akan sangat tangguh karena memiliki ideologi yang kuat,” tandas pemuda lulusan James Cook University, Singapura ini.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE