oleh

Meski Terlihat Kecil, UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional

TANGERANG — Direktur Karang Tumaritis Institute, Abraham Garuda Laksono mengatakan, walau sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terlihat kecil, tapi nyatanya justru menjadi tulang punggung roda ekonomi nasional.

Abraham menyampaikan hali itu saat Sosialisasi BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional, bertempat di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (12/12/2021).

Menurut Abraham Garuda Laksono, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2020 merosot dan berada pada level -5,32% lantaran pandemi Covid-19.

Dan yang paling terpukul selama pandemi adalah sektor UMKM, karena adanya berbagai pembatasan oleh pemerintah untuk mencegah penularan, sehingga berimbas langsung pada pengusaha UMKM.

“Semua sektor porak poranda akibat dampak pandemi. Begitu juga sektor UMKM, menjadi terpuruk kerena kegiatan ekonomi terhambat berbagai aturan pembatasan untuk mengendalikan pandemi,” ungkap anak muda yang kerap disapa Abe itu.

Direktur Karang Tumaritis Institute, Abraham Garuda Laksono.

Kontribusi UMKM Terhadap Perekonomian Nasional

Abe menyebut, bahwa berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta. Dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah.

Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97% dari total tenaga kerja yang ada. Serta dapat menghimpun sampai 60,4% dari total investasi.

“Nah, kita lihat kan. UMKM itu kecil-kecil tapi banyak. Dan memang terlihat kecil UMKM ini, namun kontribusi terhadap perekonomian nasional sangat besar,” ujarnya.

Menurut Abe, yang menjadi kerja kolektif semua pihak adalah bagaimana upaya untuk melakukan pengembangan dan penyelamatan sektor usaha rakyat kecil itu. Agar bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi.

Antara lain, kata dia, melalui digitalisasi, yaitu perubahan dari offline ke Go-Online untuk UMKM mempunyai peran inklusif dalam Memajukan Sektor Ekonomi Indonesia.

Go-Online UMKM

Menurut Abe, penjualan dan promosi melalui sosial media marketing, dan digital marketing dapat mendongkrak kemajuan UMKM. Sekaligus mensiasati kondisi disaat kegiatan sosial menjadi terbatas selama masa pandemi ini.

“UMKM yang bisa bertahan di tengah pandemi adalah yang melakukan adaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat. Dengan memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya,” katanya.

“Dan transformasi digital menjadi kunci penting untuk memulihkan dan membangkitkan UMKM di masa pandemi dan masa mendatang. Apalagi jika melihat potensi ekonomi digital yang besar” jelasnya.

Karena itu, menurut Abe, UMKM perlu memaksimalkan usahanya, baik secara offline maupun online. Dengan Go-Online pada bisnis pelaku UMKM, secara tidak langsung produk atau brand yang UMKM miliki akan lebih banyak dikenal oleh orang lain.

Pelaku usaha itu bisa melakukan digitalisasi pada aspek bisnis, dengan membuat (marketplace) toko online bisnisnya. Dan yang pastinya bisa menyesuaikan dengan apa yang mereka inginkan.

Selain itu juga dapat membuat toko online UMKM pada marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Shopee, Blibli, Gojek, Grab dan marketplace lainnya, dan itu bisa membuatnya secara gratis.

“Pengaruh setelah melakukan Go-Online pada bisnis UMKM itu akan sangat banyak sekali. Mulai dari order yang bertambah, waktu pelayanan lebih cepat, dan dapat memonitor melalui smartphone,” paparnya.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Ananta Wahana menyampaikan, bahwa peran BUMN sangat besar, dan sebagai lokomotif dalam melakukan pemulihan sektor ekonomi yang terpuruk akibat dampak pandemi.

Terutama, kata dia, peran BUMN dalam memulihkan kegiatan ekonomi pelaku usaha UMKM yang begitu besar jumlahnya, dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“BUMN sangat berperan penting. Baik dalam penanganan dampak langsung pandemi seperti bantuan sembako. Juga bantuan pemulihan dan penyelamatan bagi sektor UMKM” ujar Anggota DPR RI dari Dapil Banten III itu. (Jack)

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE